Kamar Pengabadian R.A.Kartini

Obyek wisata Musium Kamar Pengabadian R.A.Kartini berada di Desa Kuthoharjo Kecamatan Rembang jarak 300 M dari pusat kota Rembang yang menempati salah satu ruangan Rumah Dinas Bupati Kepala Daerah Tk II Rembang. Untuk menuju ke musium sangatlah mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Banyak wisatawan yang berkunjung di sana samping mengenang sejarah Pahlawan wanita ini yakni R.A. Kartirni juga akan melihat langsung sejarah peninggalannya yakni : Tulisan asli Kartini, Kamar pengabadiannya dimana kamar tersebut sebagai tempat untuk memperjuangkan Emansipasi wanita sehingga sampai beliau diberi gelar Pahlawan Wanita, sebagai lukisan R.A. Kartini dari putra satu-satunya yakni RM Susalit. Untuk mengetahui sejar mana dan bagaimana latar belakang R.A. Kartini, di Obyek wisata tersebut disediakan Pramuwisata yang berusaha memberikan pelayanan dengan memuaskan dikandung maksud agar para wisatawan senang untuk berkunjung di Obyek wisata ini. Sedang dalam lokasi tersebut, para pengunjung bisa menyaksikan gedung tempat R.A. Kartini dahulu mengajar atau mengamalkan ilmunya kepada para anak didiknya. Bangunan asli tersebut terletak satu lokasi kurang lebih 150 m dengan museum R.A. Kartini.
Obyek wisata Musium Kamar Pengabadian R.A.Kartini berada di Desa Kuthoharjo Kecamatan Rembang jarak 300 M dari pusat kota Rembang yang menempati salah satu ruangan Rumah Dinas Bupati Kepala Daerah Tk II Rembang. Untuk menuju ke musium sangatlah mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Banyak wisatawan yang berkunjung di sana samping mengenang sejarah Pahlawan wanita ini yakni R.A. Kartirni juga akan melihat langsung sejarah peninggalannya yakni : Tulisan asli Kartini, Kamar pengabadiannya dimana kamar tersebut sebagai tempat untuk memperjuangkan Emansipasi wanita sehingga sampai beliau diberi gelar Pahlawan Wanita, sebagai lukisan R.A. Kartini dari putra satu-satunya yakni RM Susalit. Untuk mengetahui sejar mana dan bagaimana latar belakang R.A. Kartini, di Obyek wisata tersebut disediakan Pramuwisata yang berusaha memberikan pelayanan dengan memuaskan dikandung maksud agar para wisatawan senang untuk berkunjung di Obyek wisata ini. Sedang dalam lokasi tersebut, para pengunjung bisa menyaksikan gedung tempat R.A. Kartini dahulu mengajar atau mengamalkan ilmunya kepada para anak didiknya. Bangunan asli tersebut terletak satu lokasi kurang lebih 150 m dengan museum R.A. Kartini.
Taman Rekreasi Pantai Kartini

Obyek wisata Taman Rekreasi Pantai Kartini; berada di desa Tasik Agung, Kecamatan Rembang. Jarak dari pusat kota Rembang ± 500 M dan mudah dijangkau dengan kendaraan umum, Obyek wisata ini mempunyai nilai sejarah, Konon Pantai di obyek wisata tersebut, dipergunakan untuk upacara sedekah laut, sedangkan tujuannya agar para nelayan mendapat keselamatan dan mendapatkan hasil perolehan ikan yang banyak.taman_pantai_kartini.jpg Namun sekarang nelayan telah menyelenggarakan upacara tradisi itu di masing-masing desanya. Adapun di Obyek wisata Taman Rekreasi Pantai Kartini tersebut setiap setahun sekali masih dilaksanakan upacara tradisi yakni Lomban atau yang disebut dengan syawalan, dimana para wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara datang pada saat acara tersebut diselenggarakan yaitu pada hari ke-5 setelah Hari Raya Idul Fitri. Biasanya kegiatan yang dilakukan oleh para wisatawan beramai-ramai bersama keluarga naik perahu menuju pulau Marongan yang konon juga bersejarah. Agar para wisatawan dapat memperoleh kenangan setelah pulang di daerah tempat tinggal masing-masing, maka setiap hari besar atau dua kali dalam satu bulan pada hari Minggu di Obyek wisata tersebut di gelar pentas seni kesenian Daerah, dan para wisatawan juga dapat menikmati makanan khas daerah Rembang yang tersedia pada saat itu Cindera mata khas Rembang yang perolehannya dari benda-benda laut dengan bentuk dan motif yang bagus juga tersedia di sana.
Jangkar Dampu Awang
Jangkar Dampu Awang berukuran : panjang 4 M, panjang mata jangkar 2,5 M, berada di Obyek Wisata Taman Rekreasi Pantai Kartini, dimana jangkar ini konon sampai terdampar di Rembang akibat persengketaan antara Sunan Bonang dengan Dampu AWang, sehingga perahu Dampu Awang hancur sedangkan layarnya tertinggal di Bonang – Lasem, adapun jangkarnya tertinggal di Rembang. jangkar_dampu.jpgJangkar yang mempunyai nilai sejarah ini dianggap keramat karena tidak ada yang dapat memindahkan selain dengah kekuatan Tuhan Yang Maha Esa. Ada juga yang berhasil dengan perantara jangkar tersebut penyakit yang diderita bisa sembuh, itulah keajaiban yang diberikan oleh Allah.Obyek Wisata Banyu Kuwung terletak di desa Sudo Kecamatan Sulang ± 7,5 Km ke arah selatan kota Rembang. Obyek Wisata Banyu Kuwung ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan karena selain pemandangannya yang indah juga tersedia fasilitas air yang bersih dan melimpah Bagi yang hoby memancing sangatlah tepat untuk berkunjung di sana, karena sambil berimajinasi bisa mendapatkan ikan sambi bersantai bersama keluarga untuk menghirup udara yang segar dan suasana yang nyaman pula.
Makam R.A Kartini
R.A. Kartini wafat pada tahun 1904 dan dimakamkan di desa Bulu Kecamatan Bulu, terletak 17,5 Km ke arah selatan kota Rembang. Lokasi tersebut mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Banyak wisatawan yang berziarah di sana apalagi pada tanggal kelahirannya yakni setiap tanggal 21 April. Di lokasi tersebut terdapat pula makam suami dan putra satu-satunya R.A. Kartini juga makam keluarga Bupati Rembang pada masa Kepemimpinan R.M.A.A. Djoyodiningrat. Setelah berziarah biasanya para Wisatawan menikmati makanan khas dan berbagai Cinderamata yang telah dipamerkan di lokasi obyek tersebut. Sebagai kenangan tersendiri setelah pulang di daerah masing-masing.
Wana Wisata Kartini Mantingan
Rimba Pasucen
Petilasan Sunan Bonang
Obyek Wisata ini berada di desa Bonang, Kecamatan Lasem ± 17 Km dari Rembang dan mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Obyek wisata yang mempunyai nilai budaya tradisional dan aspek historisnya menyangkut nama besar Sunan Bonang sebagai salah seorang dari sembilan Wali, tidaklah mengherankan apabila banyak wisatawan yang berkunjung di sana dan berziarah. Banyak peninggalan yang sangat bersejarah seperti : Tempat Pasujudan dan Masjid Tiban yakni masjid yang tanpa Proses pendirian bangunan secara alami. Kemudian Bende Becak yang konon berasal dari nama seorang utusan dari Kerajaan Majapahit yang bernama Becak untuk menyampaikan berita kepada Sunan dan oleh karena Sunan masih menjalankan Ibadah Sholat dan berdzikir maka Becak tersebut menunggu di depan tempat tinggal Sunan sambil rengeng-rengeng atau menyanyi kecil nyanyian tersebut terdengar oleh murid Sunan, kemudian murid Sunan bertanya kepada Sunan, dan mungkin Sunan juga tidak berkenan mendengar suara itu maka Sunan menjawab bahwa itu adalah suara bende, dengan Karomah Sunan terjadilah keajaiban seketika berubah menjadi bende. Kemudian bende itu dimanfaatkan Sunan untuk mengumpulkan murid-muridnya Setelah wafatnya beliau, bende Becak tersebut dirawat dan disimpan oleh Juru kunci Petilasan Sunan Bonang yang berada di Obyek Wisata Petilasan Sunan Bonang, dan setiap tanggal 10 Dzulhijah pada hari raya Idul Adha setiap tahun bende becak tersebut di jamas atau disucikan dengan upacara ritual. Adapun Haul Sunan Bnnang diperingati setiap tahun tepatnya pada bulan Selo hari Rabo Legi dan apabila bulan tersebut tidak ada hari Rabo Legi, maka diganti hari Jum’at Pahing. Mengenai sejarah Sunan Bonang yang unik ini, untuk lebih jetasnya kunjungilah segera Obyek Wisata Petilasan Sunan Bonang. Biasanya setelah para wisatawan berziarah dapat membeli “oleh-oleh” makanan khas Bonang, ikan asin, terasi asli Bonang dan dodol Bonang.
Embung Lodan
Hutan Wisata Sumber Semen
Rembang Petang Di Pulau Umang
Begitu mendarat di dermaga kedatangan di Pulau Umang, langsung disambut dengan ramah oleh seorang pemandu wisata. Tampak sebuah bangunan utama yang di depannya membentang sebuah kolam renang cukup luas yang salah satu batas tepinya berbatasan dengan bibir pantai. Bagus sekali. Sebelum jalan-jalan mengelilingi pulau Umang, sempat ngobrol-ngobrol dulu dengan sang pemandu sambil disuguhi jus kiwi, di lobby yang interior dalamnya terkesan antik. Tahulah saya, untuk menginap semalam di pulau Umang pada saat weekend perlu biaya hingga 1,5 juta rupiah per kamar yang berupa setengah villa, yaitu sebuah villa yang terbagi dua, masing-masing cukup untuk ditinggali sebuah keluarga. Sedangkan untuk makan telah disediakan paket bernilai dua-tiga ratusan ribu rupiah per orang per hari.
Berwisata ke pulau Umang agaknya menjadi kurang pas bagi wisatawan berkantong pas-pasan. Memang kebanyakan tamunya adalah warga Jakarta dan sekitarnya yang berniat membelanjakan simpanan anggarannya untuk agenda rekreatif yang berbeda. Dan jangan heran kalau setiap akhir pekan selalu ramai dikunjungi tamu. Ingin lebih puas tinggal di pulau Umang? Jangan khawatir, beli saja sebuah villa-nya yang berharga 1,5 milyar rupiah. Nyatanya memang ada juga yang membeli untuk dimiliki.
Berjalan mengelilingi pulau Umang tidak perlu waktu lama. Pemandangan alam pantainya sungguh mempesona. Terlebih di saat rembang petang di kala langit sedang terang benderang. Matahari nampak indah sekali sedikit demi sedikit menyembunyikan prejengan wajahnya, meninggalkan berkas dan pantulan cahaya di langit biru semburat merah, memantul pada bongkah-bongkah awan di angkasa (Ugh…., susah sekali merangkai kata-kata seperti ini……). Romantisme menikmati fenomena alam keseharian seperti itulah agaknya yang ingin dibeli wisatawan ber-budget tebal di pulau Umang. Padahal tidak usah menyeberang ke pulau Umang, melainkan nongkrong saja di pantai menghadap ke arah barat juga akan sama kenampakannya. Entah apa bedanya…..
Pasir pantainya berwarna putih bersih, tapi setelah terhempas oleh ombak ke daratan di beberapa tempat terlihat menjadi tidak bersih lagi, sebab onggokan sampah, kayu, plastik, sandal jepit, ikut terhempas di garis pantai. Onggokan batu-batu karang dan pepohonan yang tumbuh di antaranya, di bagian agak ke tengah laut, menambah pesona pemandangan alamnya yang begitu indah.
Di pulau Umang banyak ditanami pohon ketapang dan waru sehingga terkesan teduh dan berangin semilir. Cocok untuk digunakan sebagai arena bebas beraktifitas alam terbuka. Bagi penggemar olahraga air juga tersedia jetski atau speedboat. Bagi mereka yang hobi memancing malam hari tentu akan menyukai tempat ini. Bagi pengunjung yang menggemari wisata laut, perlu menyempatkan untuk menyeberang ke pulau Oar yang tidak berpenghuni. Alam daratan dan lautnya masih asli sehingga sangat cocok untuk berolahraga menyelam atau snorkling, di antara terumbu karang yang mengitari pulau Oar.
EmoticonEmoticon