Selasa, 12 Juni 2012

pellet senapan angin


PELLET & MAGAZINE
macam-macam pellet




Pemilihan pellet untuk senjata angin Anda harus mempertimbangkan hal-hal sbb ;
  1. Apakah senjata angin Anda dirancang untuk jenis mimis tertentu (pellet specific) ?Untuk keperluan atau sasaran apakah senjata angin Anda digunakan ?
  2. Berapa kekuatan/kecepatan senjata angin Anda, apakah kelas Low-Power/Economy, Intermediate atau Magnum ? Pertimbangkan juga faktor angin di lokasi menembak.

Memilih Pellet Terbaik untuk Penggunaan ANDA pada Senjata ANDA ;

A. Bentuk Dasar
  1. DIABOLO ; Kebanyakan pellet (mimis) memiliki pinggang menyempit (rok) yang dikenal sebagai model Diabolo. Rok yang tipis dan mengembang tsb akan mengikat alur laras dan berfungsi sebagai penyekat udara (air seal) untuk efisiensi terbaik.
  2. SILINDER ; Beberapa pellet lainnnya memiliki dinding bundar yang lurus/rata, seperti pipa/silinder. Cincin/gelang/ring kemudi pada bagian belakang dari pellet ini berfungsi sama seperti rok Diabolo.
  3. Tekstur dinding pellet terdiri dari ; SMOOTH / Glatt (polos/licin) dan RIBBED / Gereffelt (bergaris). Ini hanyalah segi desain/model, tidak ada perbedaan secara prinsipil pada aerodinamika (flight trajectory) maupun akurasinya.

B. Bentuk Kepala

Pellet umumnya diklasifikasi berdasarkan bentuk kepala, karena segi inilah yang berpengaruh amat besar pada daya-gunanya (performance). Ada 4 tipe dasar ;
  1. WADCUTTER / FLAT HEAD ; Pellet dengan sisi luar yang tajam, umumnya dengan kepala rata/datar/papak yang dirancang untuk menghasilkan lubang maksimal yang sempurna pada kertas target untuk memudahkan penilaian (scoring) pada kompetisi. Akurasi terbaik pada 10 meter untuk semua senjata angin dengan berbagai kecepatan. Juga banyak disukai pemburu, karena memberikan daya-pukul (impact) yang sangat besar dan daya-tembus (penetration) yang terbatas. Cocok untuk ; kompetisi, testing/zeroing dan berburu hewan kecil dan lunak (seperti ; burung kecil, tupai, tikus, dsb) pada jarak dekat.

  2. POINTED / SHARP; Kepala tajam/runcing, dirancang untuk kecepatan, daya-tembus dan akurasi maksimal pada tembakan jarak jauh. Bila digunakan pada jarak dekat, tembakan harus pada organ vitalnya (killing zone) seperti ; bagian kepala atau jantung/blad. Umumnya kurang berfungsi baik bila dipakai pada senjata angin model repeater. Cocok untuk ; pengendalian hama (pest-control) dan berburu hewan sedang dan besar yang berkulit tebal/keras (seperti ; musang, babi hutan, dsb).

  3. ROUND NOSE / DOMED ; Kepala bulat, asalnya dirancang dan menjadi populer sebagai pellet serba guna (all-round shooting). Kepalanya yang bulat dan aerodinamis memiliki tahanan angin yang rendah (melawan angin) sehingga meningkatkan kecepatan, akurasi, penetrasi dan membuat lintasan yang datar (flat trajectory). Cocok untuk ; segala jenis keperluan menembak pada umumnya dan metal silhouette/field target.

  4. HOLLOW POINT ; Kepala lubang, dirancang untuk menghasilkan daya-pukul maksimal yang sepenuhnya dari semua jenis senjata angin. Akan membuat luka yang besar (expansion) pada saat kontak, tanpa penetrasi yang berlebihan. Makin tinggi kecepatannya, makin besar ekspansinya, seperti pada senjata angin magnum. Cocok untuk ; berburu hewan/hama kecil, burung besar, dsb. pada jarak yang tidak terlalu jauh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut