Rabu, 04 Januari 2012

nasyid bunda



Cerita awalnya gini bro and sis. Simak terus deh, dari awal ampe akhir, pokoke ini bukan cerita Spoogebob atawa Shinchan. Upsss!!! Di tengah-tengah himpitan kapitalisme sekuler yang tengah mencengkram generasi muda hari ini, dunia hiburan sekuler terus menyerang generasi kita. Tul kawan, mereka telah hancurkan pandangan sebagian generasi kita, termasuk tingkah polah mereka. Belum lagi mereka pasarkan budaya-budaya jahiliyah Barat, yg sebenarnya di negeri barat sendiri udah bikin ancur para generasi.

Nah, melalui media-media sekuler, yang didanai para kapitalis, mereka menyebarluaskan lagu-lagu yang tak bermakna.  Bahkan isi lagunya banyak cerita yang kosong, plus ajakan bermaksiyat, seperti tentang jatuh cinta lah, putus cinta lah, tentang pacaran, ughhh membosankan.


Belum lagi, anak-anak muda Muslim telah dimobilisir demi kepentingan para kapitalisme dengan konser-konser maksiyat. Liat aja mereka berduyun-duyun untuk tumplek di alun-alun hanya sekedar liat konser, joget-joget, terkadang ribut, dsb. Acara konser yang didanai para kapitalis tersebut disebarluaskan oleh media, termasuk disiarkan secara live. Jadilah rumah-rumah Muslim menjadi diskotik...

Ditambah lagi, pra penyanyinya, yang terkadang menampilkan para artis perempuan. Mereka berjingkrak-jingkrak di atas panggung dengan pakaian yang kurang bahan, sementara para penonton tumpah ruah tanpa ingat Allah sama sekali. Payah ya... Kok bisa begitu??? Bukankah para generasi itu dididik??? Lalu kenapa kok??? Gini deh, kalo kita hidup tanpa adanya institusi pelaksana syariah!

Sobat muslimuda, pokoke remaja Muslim kudu bangkit. Kita Tak bisa terus menerus hidup di tengah-tengah kerusakan ini. Maka, mulailah kita beralih dari mengidolakan, termasuk juga meninggalkan rasa untuk menyukai lagu-lagu yang berisi kemaksiyatan.

Kita ganti dengan lagu-lagu yang mengingatkan kita kepada Allah sang Pencipta. Ingat lho, lagu yang kamu dengar, lambat laun akan mempengaruhi isi pikiranmu. So, yuk ah kita enyahkan lagu maksiyat, ganti dengan lagu-lagu (nasyid) Islami. Tapi ingat sob, jangan semua itu jangan ampe kita melupakan al-Quran, sumber panduan hidup kita. Cuz, al-Quran is the best... Oke.. Insya Allah, ketika Khilafah kembali berdiri, maka Khilafah akan melindungi generasi kita dari kerusakkan hiburan tak bermakna. So, dominasi nanti bukan sibuk konser, tapi dakwah dan futuhat. Takbir!

Selanjutnya, di hari yg katanya, disebut-sebut sebagai hari ibu (22 Desember), padahal dalam Islam tuh, hari ibu itu spesial banget lho... Oke lah, yang penting di hari ini, kita pengen berbagai sesuatu deh... pokoke spesial... Mudah-mudahan dengan denger lagu ini, kamu semakin ingat bunda kita semua. Pokoke neh lagu tak kalah kerennya dari lagunya anak2 Korea. Lagu Korea mah banyak lebay-nya... gak realitis lagi, tambah mereka kafir... Mendingan lagu-lagu Islami yuk....!

Judulnnya 'Mama Bunda Ummi (MBU) Apapun Namanya' dibawakan oleh Tim Nasyid  The CS Semarang. Denger-denger nih nasyid pernah meraih predikat lagu nasyid terfavorit untuk kategori musik dalam Ajang 1st Indonesian Nasyid Award 2011. Keren kan... so, cabut kawan.... (buruin aja denger lagunya di sini). [M]

NB. Buat penyanyi lagu ini, sip deh udah berkarya. Kita sebarin lagu ini, untuk sekedar menambah syiar Islam... mudah-mudahan jadi pahala. Terus berkarya untuk kebangkitan Islam, insya Allah, masa depan di tangan kita, generasi muda, generasi Islam. Allahu Akbar!

Denger Lagunya di MUSLIMUDA PLAYLIST 100% HALAL
Unduh lagunya di menu DOWNLOAD atau KLIK DI SINI
LIRIK:

Mama Bunda Ummi (M.B.U.) Apapun Namanya
Album : Single ANN Jateng
Munsyid : ANN Jateng The CS

Melihat paras nan teduh
Suara sejuknya
Tegarkan diriku
Betapa suka jiwa nanda
Ceria hatiku bersamanya

Mencium Aroma Lezat
Terbayang masakan tercipta nikmat
Betapa suka jiwa nanda
Ceria hatiku bersamanya...

Bersama seorang wanita
Yang telah melahirkan nanda
Bersama seorang mama, bunda, ummi apapun namanya

Bersyukur kepada Allah
Bibir ini mengucap Hamdallah
Cintanya, kasihnya, semuanya
Dia beri dengan tulus

Walaupun terkadang Ummi alpa
Kadang dia juga suka marah-marah
Tapi ummi tetap yang terbaik bagi nanda
Selamanya....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut